Hari ini di sebuah bus
aku melihat seorang gadis cantik dengan rambut pirang
Aku iri melihatnya
Dia tampak begitu ceria, dan kuharap akupun sama
Tiba-tiba dia terhuyung-huyung berjalan
Dia mempunyai satu kaki saja, dan memakai tongkat kayu
Namun ketika dia lewat, dia tersenyum
Oh Tuhan, maafkan aku bila aku mengeluh
Aku punya dua kaki. Dunia ini milikku !
Aku berhenti untuk membeli bunga lili
Anak laki-laki penjualnya begitu mempesona
Aku berbicara padanya. Dia tampak begitu gembira
Seandainya aku terlambat, tidaklah apa-apa
Ketika aku pergi, dia berkata,
"Terimakasih. Engkau sudah begitu baik.
Menyenangkan berbicara dengan orang sepertimu.
Lihat saya buta."
Oh Tuhan, maafkan aku bila aku mengeluh.
Aku punya dua mata. Dunia ini milikku.
Lalu, sementara berjalan,
aku melihat seorang anak dengan bola mata biru
Dia berdiri dan melihat teman-temannya bermain
Dia tidak tahu apa yang bisa dilakukannya
Aku berhenti sejenak, lalu berkata,
"Mengapa engkau tidak bermain dengan yang lain, Nak ?"
Dia memandang ke depan tanpa bersuara
lalu aku tahu dia tidak bisa mendengar
Oh Tuhan, maafkan aku bila aku mengeluh
Aku punya dua telinga. Dunia ini milikku
Dengan dua kaki untuk membawa aku ke mana aku mau
Dengan dua mata untuk memandang matahari terbenam
Dengan dua telinga untuk mendengar
apa yang ingin kudengar
Oh Tuhan, maafkan aku bila aku mengeluh…......................
Sumber : Milis Air Putih

0 komentar:
Posting Komentar